iklan

5 Perbedaan Kritik Dan Esai Dalam Ilmu Sastra + Contohnya

Sebuah karya sastra tidak sanggup dilepaskan dari kritik dan saran. Di balik segala manfaatnya, kritik juga tetap diharapkan untuk menciptakan sebuah karya sastra menjadi lebih sempurna. Lewat evaluasi kritik sastra, hal-hal yang dirasa kurang tepat di sebuah karya sastra sanggup diperbaiki secara lebih terstruktur.

Kritik sastra sendiri belakangan sering dianggap sebagai bentuk lain dari esai. Meskipun keduanya sama-sama berisi ulasan dan pembahasan wacana suatu dilema khususnya dari sudut pandang seseorang, namun ternyata keduanya sangat berbeda dalam beberapa hal. Nah, di artikel berikut ini kita akan mengulas apa saja perbedaan kritik dan esai tersebut lengkap beserta contohnya. Silakan disimak!


Perbedaan Kritik dan Esai

Sebelum membahas apa saja perbedaan kritik dan esai, terlebih dahulu akan lebih baik bila kita memahami apa itu kritik dan apa itu esai.

Sebuah karya sastra tidak sanggup dilepaskan dari kritik dan saran 5 Perbedaan Kritik dan Esai dalam Ilmu Sastra + Contohnya Dalam KBBI, kritik diartikan sebagai kecaman atau tanggapan. Berkaitan dengan kritik sastra, kritik diartikan sebagai suatu uraian atau pertimbangan baik dan jelek terhadap suatu karya sastra dari sudut pandang kritikus. Untuk diketahui, kritikus artinya orang yang menciptakan kritik.

Masih dalam KBBI, esai diartikan sebagai prosa atau karangan yang membahas suatu dilema secara sepintas kemudian dari sudut pandang langsung penulisnya. Penulis esai disebut esais. Esai sanggup ditulis secara bebas, variatif, dan santai. Selain itu, pembahasan dilema dalam esai juga sanggup disajikan dengan ringan tanpa harus hingga pada penyelesaiannya secara tuntas.

Nah, dari deskripsi dan klarifikasi di atas, sanggup kita tarik kesimpulan bahwa setidaknya ada 5 perbedaan fundamental antara kritik dan esai. Perhatikan tabel di bawah ini!
UnsurKritikEsai
ObjekKarya sastraMasalah umum
PenulisanTerstrukturBebas
Gaya bahasaBakuSantai
SifatObjektifSubjektif
Saran perbaikanHarus adaTidak harus ada

1. Objek yang dinilai

Perbedaan utama antara kritik sastra dan esai terletak pada objek yang dinilai. Pada kritik sastra, objek yang dinilai hanya mencakup lingkup karya sastra semata, menyerupai novel, puisi, prosa, dan lain sebagainya. Sementara pada esai, objek yang dinilai yaitu segala dilema umum yang terdapat dalam kehidupan nyata.

2. Penulisan

Struktur penulisan kritik dan esai juga berbeda. Kritik harus ditulis dengan struktur yang telah ditentukan biar lebih gampang dipahami oleh penulis karya sastra yang dinilai maupun oleh pembaca karya sastra. Adapun pada esai, penulisan sanggup dibentuk secara bebas tanpa struktur baku, asalkan memuat bab pendahuluan, badan (isi) serta epilog sehingga tetap sanggup dipahami dan menarik untuk dinikmati.
Baca Juga : Perbedaan Fakta dan Opini

3. Sifat

Meskipun sama-sama berisi pandangan seseorang terhadap suatu permasalahan, namun sifat kritik dan esai ternyata berbeda. Pembuat kritik atau kritikus harus menuliskan kritiknya secara objektif. Tanggapan, pertimbangan baik dan buruk, serta perbaikan-perbaikan yang disampaikan harus bersumber pada keadaan faktual. Meski begitu, kesan langsung pembuat kritik tetap sanggup dimasukan pada bab lain yang tidak menjadi bab inti dari pembahasan. Adapun pada esai, pembahasannya sering kali dibentuk secara subjektif. Penilaian langsung terhadap sebuah permasalahan menjadi ciri khas yang terdapat dalam pembahasan esai.

4. Saran perbaikan

Pada kritik sastra, saran perbaikan bagi pembuat karya sastra yaitu bab penting yang harus selalu ada. Saran perbaikan ini sanggup menjadi bekal bagi pembuat karya sastra untuk memperbaiki bagian-bagian yang dirasa kurang pada karya sastranya. Sementara pada esai, saran perbaikan atas suatu permasalahan yang dibahas tidak selalu ada. Kerap kali esai hanya berisi pembahasan seputar subjek atau objek yang berdasarkan esaisnya menarik untuk diulik.

Nah, itulah beberapa perbedaan kritik dan esai yang mungkin sanggup membuatmu tak salah lagi dalam memahami keduanya. Sampai di sini, sudah cukup terang bukan? Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan tulis di kolom komentar. Semoga bermanfaat!
Sumber http://danperbedaan.blogspot.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "5 Perbedaan Kritik Dan Esai Dalam Ilmu Sastra + Contohnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel